Udara merupakan suatu kebutuhan pokok manusia, sehingga menjaga kualitas udara yang kita hirup sangatlah penting untuk kesehatan manusia. Menurut Peraturanpemerintah Nomor 1407/MENKES/SK/XI/2002 udara sehat adalah udara yang belumtercampur dengan gas-gas yang berbahaya sedangkan pencemaran udara ruangan yangada di dalam ruangan berasal dari asap rokok, asap yang berasal dari dapur ataupemakaian obat nyamuk yang dapat menjadi sumber polutan dalam ruangan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan antara Luas ventilasi dengan kualitas udara ruangandi pemukiman Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional, jumlah rumah yang di telititerdapat 30 rumah, data di analisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji statistik.Berdasarkan hasil dari 30 rumah, yang berjumlah 27 rumah yang Ventilasi tidak memenuhisyarat menyebabkan tingginya partikel debu sebanyak 2 rumah (88,9%) dan yangmemenuhi syarat sebanyak 3 rumah (11,1%) sedangkan yang berjumlah 3 rumah ventilasi yang memenuhi syarat sebanyak 1 rumah (33,3%) dan partikel debu yang memenuhi syarat2 rumah (66,7%). Berdasarkan hasil uji chi square di dapatkan nilai P value = 0,064 dengannilai α > 0,05 berarti Ï > α (tidak bermakna). Sehingga kesimpulan dari penelitian ini tidakada hubungan antara ventilasi dengan kualitas udara.
Copyrights © 2017