Masker Medika
Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika

PEMANFAATAN DAUN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA ) SEBAGAI REPELLENT NYAMUK AEDES AEGYPTI

Shatriadi, Heri (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2019

Abstract

Latar Belakang: Pengendalian vektor dapat digolongkan dalam pengendalian alami ( naturalcontrol ) dan pengendalian buatan ( artificialapplied control ). Upaya pengendalian buatankhususnya secara kimia telah banyak dilakukan untuk memutus kontak antara vektor danmanusia. Berbagai larvasida dan insektisida telah digunakan untuk membunuh larva ataunyamuk dewasa, namun senyawa kimia sintetik yang digunakan sebagai insektisida dapatmenyebabkan sifat resisten pada nyamuk karena seringnya paparan atau salahpenggunaan dalam aplikasinya. Oleh karena itu untuk melakukan upaya pengendalianvektor DBD yang ramah lingkungan dan tidak menggangu kesehatan manusia yaitu denganpemanfaatan bahan alami,menggunakan daun jeruk nipis dalam bentuk ekstrak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas daya repellent ekstrak daun jeruknipis ( Citrus aurantifolia ) sebagai repllent nyamuk Aedes aegypti.Desain penelitian yang digunakan adalah Eksperimen dengan melakukan pengamatanpengaruh ekstrak daun jeruk nipis sebagai repellent terhadap nyamuk Aedes aegypti. Hasi penelitian menujukan rata-rata nyamuk yang hinggap pada kosentrasi 10 mg 6 ekornyamuk yang hinggap, pada kosentrasi 20 mg 5 ekor, pada kosentrasi 30 mg 2 dan padakosentrasi 40 mg rata-rata nyamuk yang hingap adalah 0 Hasil uji statistik didapatkan nilai Pvalue 0,000. Artinya ada pengaruh pemanfaatan ekstrak daun jeruk nipis dalam menolaknyamuk Aedes aegypti.Simpulan dari penelitian ini adalah penggunan ekstrak daun jeruk nipis efektif digunakansebagai repellent nyamuk Aedes aeygpti dengan kosentrasi efektif yaitu 40 mg. Vector control woid been classified in natural control and artificial applied control. Artificialcontrol measures, especially chemically, had been widely used to break the contact betweenvectors and humans. Various larvacides and insecticides had been used to kill adult larvaeor mosquitoes, but synthetic chemical compounds used as insecticides couid cause resistantproperties in mosquitoes due to frequent exposure or misuse in their applications. Therefore,to made efforts DHF vector control is environmentally friendly and was not interfere withhuman health was the utilization of natural materials, using lime leaves in the form ofextracts. The purpose of these research was to known effectiveness of repellent power oflime leaf extract (Citrus aurantifolia) as repellent of Aedes aegypti mosquito.The research design used was experiments by observing the effect of lime leaf extract asrepellent to Aedes aegypti mosquitoes. The result of this research was the average ofmosquitoes that perched on the concentration of 10 mg 6 mosquitoes perched on theconcentration of 20 mg 5 tail, at the cosmetration 30 mg 2 and at the concentration of 40 mgthe average of the mosquitoes that stopping wes 0. Value 0,000. This means that there wesinfluence of citrus leaf extract utilization in rejecting mosquito Aedes aegypti. The conclusionof this research wes the use of lime leaf extract wes effective as repellent mosquito Aedesaeygpti with effective concentration of 40 mg.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

maskermedika

Publisher

Subject

Environmental Science Health Professions Nursing Public Health

Description

Jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Inovatif (LP2MI) IKesT Muhammadiyah Palembang ini berfokus pada kajian keperawatan (Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Kritis, Keperawatan Komunitas dan ...