Perenialisme sebagai pengetahuan yang selalu ada dan akan selalu ada, yang dan bersifat universal. Ada dalam pengertian di antara orang-orang yang berbeda ruang dan waktu maupun yang berkaitan dengan prinsip-prinsip universal. Disamping itu, pengetahuan yang diperoleh intelek ini terdapat dalam jantung semua agama dan tradisi. Perennial tidak bermaksud menafikan keberadaan agama formal sama sekali. Ia masih mempertahankan “agama-agama formal”, dan berusaha mencari titik temu dalam masalah-masalah spiritual yang bersifat transenden dan esoteric.
Copyrights © 2016