Jurnal Teknologi Dirgantara
Vol. 17 No. 1 Juni 2019

PENGEMBANGAN ANTENA HELIKS QUADRIFILAR 2,22 GHZ UNTUK SATELIT MIKRO

iwan faizal (LAPAN)
irwan priyanto (Unknown)
rifki ardinal (Unknown)
suhata suhata (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2019

Abstract

Bentuk dasar antena heliks quadrifilar dikembangkan oleh C. C. Kilgus dari Laboratorium Fisika Terapan, Universitas Johns Hopkins, USA. Antena ini memiliki beamwidth yang lebar sampai 2400 dengan pola radiasi berbentuk jantung, berpolarisasi sirkular dan tidak memerlukan reflektor. Antena heliks quadrifilar memiliki rasio diameter terhadap tingginya 0,66. Artinya antena ini ditempatkan di on-board satelit sebagai pemancar (Tx). Ukuran dari antena ini adalah ½ λ ½ putaran dan termasuk dalam varian putaran kecil. Tujuan dari riset ini adalah membuat prototip antena heliks quadrifilar dengan frekuensi 2,22 GHz dan selanjutnya diuji dalam skala laboratorium. Dari hasil pengujian laboratorium, besarnya RL adalah -18.55 dB, besarnya VSWR adalah 1,26, besarnya lebar pita adalah 6,04 %, besarnya lebar berkas adalah 1700 dan besarnya penguatan adalah 5,19 dB.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jurnal_tekgan

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Computer Science & IT Mechanical Engineering Physics

Description

Jurnal Teknologi Dirgantara (Journal of Aerospace Technology) is an Indonesian accredited scientific publication that covers topics of Rocket, satellite, and aeronautics technology, as well as a spin-off from aerospace technology, such as aerodynamics, astronautics, aerospace structure, power and ...