Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh efektivitas komunikasi audit terhadap temuan pemeriksaan berulang. Pendekatan penelitian dilaksanakan secara kuantitatif untuk membuktikan hipotesis bahwa terdapat pengaruh signifikan antara efektivitas komunikasi audit terhadap temuan pemeriksaan berulang. Studi kasus dilaksanakan pada jenis pemeriksaan bagi hasil migas atau cost recovery audit pada BPK RI dengan populasi seluruh auditor yang pernah melaksanakan pemeriksaan tersebut. Survey dilaksanakan menggunakan kuesioner kepada 34 auditor sebagai sampel yang telah teridentifikasi dan memenuhi persyaratan penelitian. Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan teknik berbasis PLS-SEM dengan hasil bahwa terdapat pengaruh signifikan antara efektivitas komunikasi audit terhadap temuan pemeriksaan berulang dan hubungan yang bersifat negatif. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa komunikasi yang efektif antara auditor dan auditee dapat secara signifikan menciptakan perbaikan yaitu berkurangnya jumlah temuan berulang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, komunikasi audit yang efektif antara auditor dan auditee perlu diupayakan untuk meminimalkan temuan berulang.Kata Kunci: Audit sektor publik, Temuan berulang, Komunikasi.
Copyrights © 2021