Jurnal Veteriner
Vol 21 No 3 (2020)

Total dan Diferensial Leukosit Ayam Pedaging Setelah Pemberian Ekstrak Daun Singkong

La Jumadin (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kampus Baru Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia, 93232)
Suarna Samai (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kampus Baru Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia, 93232)
Garuda Garuda (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo, Kampus Baru Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia, 93232)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2020

Abstract

Daun singkong yang berwarna hijau mengandung klorofil dan flavonoid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh ekstrak daun singkong terhadap jumlah leukosit, diferensial leukosit serta rasio heterofil limfosit (H/L). Penelitian ini menggunakan ayam broiler, yang dibagi ke dalam empat kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari enam ekor. Kelompok (K0) sebagai kontrol. Kelompok K1, K2 dan K3 masing-masing diberi ekstrak daun singkong secara berurutan sebanyak 47,23 mg, 75,56 mg dan 113,34 mg/1500 g bobot badan per oral selama 21 hari setelah diadaptasikan satu minggu. Data diolah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Semua kelompok Ayam broiler diberikan ekstrak daun singkong setiap hari selama tiga minggu yang dimulai pada hari ke-7 sampai dengan hari ke-28, kecuali K0. Pemberian ekstrak daun singkong dilakukan pada pukul 16.00-17.30 WIB. Sampel darah diambil setiap satu minggu, mulai hari ke-7 sampai dengan hari ke-28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan jumlah leukosit ayam broiler pada hari ke-28 setelah pemberian ekstrak daun singkong dengan dosis bertingkat tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) pada parameter limfosit, monosit, eosinofil dan basofil serta rasio heterofil limfosit (H/L) antar perlakuan. Kelompok ekstrak daun singkong 47,23 mg/1500 g bb memberikan pengaruh nyata (P<0,05) pada parameter heterofil antar perlakuan. Simpulan dalam penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun singkong dengan dosis 47,23 mg/1500 g bb dapat memperlihatkan profil leukosit yang terbaik berupa heterofil dan limfosit serta rasio H/L pada ayam broiler.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jvet

Publisher

Subject

Veterinary

Description

Jurnal Veteriner memuat naskah ilmiah dalam bidang kedokteran hewan. Naskah dapat berupa: hasil penelitian, artikel ulas balik (review), dan laporan kasus. Naskah harus asli (belum pernah dipublikasikan) dan ditulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Naskah ilmiah yang telah ...