Hemodialisis (HD) merupakan terapi pengganti untuk membantu proses kerja ginjal dengan menggunakan ginjal buatan/ dializer. Dializer yang digunakan dapat berupa dializer baru dan reuse. Untuk mengetahui tingkat kecukupan dosis dari suatu HD maka dilakukan penilaian adekuasi HD. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan adekuasi pada dializer baru dan reuse yang dilihat dari nilai Kt/V. Desain penelitian komparatif menggunakan pendekatan longitudinal. Sampel penelitian 34 responden diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan umur 56-65 tahun sebanyak 13 orang (38,2%), jenis kelamin laki-laki 18 orang (52,9%), pendidikan SMA 16 orang (47,1%), tidak bekerja 25 orang (73,5%), lama menjalani hemodialisis 1-4 tahun 25 orang (76,5%). Hasil uji statistik rata-rata/ mean adekuasi hemodialisis pada dializer baru 1,87 dan rata-rata mean dializer reuse 1 sampai 7 berturut-turut 1,85, 1,83, 1,83, 1,83, 1,83, 1,83, 1,83 dengan p value = 1,00 > (α = 0,05), maka disimpulkan tidak ada perbedaan adekuasi hemodialisis pada penggunaan dializer baru dan reuse 1-7. Diharapkan bagi perawat hemodialisis dapat melakukan evaluasi setiap hasil dari nilai adekuasi hemodialisis dan melakukan monitoring terhadap penggunaan dializer reuse.
Copyrights © 2021