BIMASTER
Vol 10, No 1 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya

ANALISIS ANGKA KEMATIAN BAYI (AKB) DI KALIMANTAN BARAT DENGAN ROBUST PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (ROBPCA)

Lina Astuti (Universitas Tanjungpura)
Yundari Yundari (Universitas Tanjungpura)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2021

Abstract

Principal Component Analysis (PCA) merupakan teknik analisis multivariat yang bertujuan mereduksi dimensi data dimana sejumlah variabel bebas yang masih saling berkorelasi, dengan mempertahankan sebesar mungkin varians data menjadi kumpulan data  baru yang tidak berkorelasi lagi. PCA sangat dipengaruhi oleh kehadiran pencilan (outlier) karena PCA didasarkan pada matriks kovarians yang sensitif terhadap keberadaan data outlier. Robust Principal Component Analysis (ROBPCA) merupakan suatu analisis komponen utama yang robust terhadap keberadaan outlier dalam data pengamatan. Dalam analisis ini menggabungkan konsep Projection Pursuit (PP) dan Minimum Covariance Determinant (MCD). Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan komponen utama dengan data yang terindikasi masalah multikolinearitas dan outlier, serta mendapatkan model persamaan terbaik yang diterapkan pada data Angka Kematian Bayi (AKB). Variabel-variabel bebas yang memengaruhi AKB yaitu, jumlah ibu hamil, jumlah persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, jumlah tenaga medis, jumlah ibu hamil yang mengalami komplikasi kebidanan, dan presentase penduduk miskin. Pada proses awal data pengamatan dilakukan uji multikolinearitas dan selanjutnya menentukan komponen utama dengan PCA. Setelah mendapatkan komponen utama, dilakukan analisis regresi. Pendeteksian outlier menggunakan jarak robust Mahalanobis. Ketika terdapat outlier, maka proses dilanjutkan menggunakan ROBPCA. Hasil analisis menunjukkan bahwa ROBPCA dapat menghasilkan 2 komponen utama dari 5 variabel asal. Berdasarkan penelitian model regresi PCA dan ROBPCA sama-sama memiliki nilai R-square sebesar 0,4206 artinya bahwa penelitian ini mampu menjelaskan 42,06% varians Y. Akan tetapi pada Residual Standard Error (RSE) untuk model regresi PCA sebesar 3,526 lebih besar daripada model regresi ROBPCA yaitu sebesar 0,827. Model terbaik yang didapatkan untuk analisis Angka Kematian Bayi di Kalimantan Barat   adalah ROBPCA. Kata Kunci : PCA, robust, ROBPCA, outlier, R-square, RSE  

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jbmstr

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Mathematics

Description

Bimaster adalah Jurnal Ilmiah berkala bidang Matematika, Statistika dan Terapannya yang terbit secara online dan dikelola oleh Jurusan Matematika FMIPA ...