Jurnal Teknik ITS
Vol 9, No 2 (2020)

Pengelolaan Limbah Elektronik di Asrama Mahasiswa di Kota Surabaya

Mutiara Aulia Adi (Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Yulinah Trihadiningrum (Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
15 Feb 2021

Abstract

Asrama Mahasiswa (AM) menghasilkan limbah elektronik yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) seperti timbal, merkuri, kadmium, dan lainnya. Limbah elektronik dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan jumlah limbah elektronik, mengkaji kesesuaian kondisi eksisting sistem pengelolaan limbah elektronik dengan peraturan yang berlaku, serta membandingkan sistem pengelolaan limbah elektronik di AM ITS, AM UNAIR, dan AM UPN dengan di negara lain. Data jenis, dimensi, jumlah, dan berat limbah didapatkan dari observasi dan pengumpulan limbah elektronik secara langsung menggunakan drop-box selama dua minggu. Kondisi eksisting didapatkan dari observasi secara langsung dan wawancara dengan pengurus asrama. Pengelolaan limbah elektronik di AM LN didapatkan dari literatur atau artikel ilmiah. AM ITS menghasilkan limbah elektronik yaitu AC, microwave, lampu sorot, lampu PJU, headphone, kabel USB, mouse, handphone, headset, lampu, baterai AA, dan baterai AAA. AM UNAIR menghasilkan limbah elektronik facsimile, rice cooker, water kettle electric, setrika, monitor, UPS, laminator, CPU, mouse, router, keyboard, lampu, headset, adaptor, kabel olor, kabel aux, kabel USB, obat nyamuk elektrik, dan baterai laptop. Limbah elektronik yang dihasilkan oleh AM UPN yakni mesin cuci, kipas angin, televisi, lemari es, lampu, berbagai jenis kabel, saklar lampu, adaptor, headset, baterai AAA, lampu, dan obat nyamuk elektrik. Limbah elektronik di ketiga AM telah dikelola sebagai barang/aset negara namun belum dikelola sesuai dengan peraturan mengenai limbah B3 dan sampah spesifik. Persamaan pengelolaan limbah elektronik dengan di LN, yakni limbah elektronik disimpan dalam ruang penyimpanan di asrama. Perbedaan terletak pada sistem pemilahan dari sumber serta daur ulang limbah elektronik. AM luar negeri telah menerapkan hal tersebut, sedangkan AM di Kota Surabaya belum

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...