Abstrak. Demam berdarah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkanoleh vektor nyamuk Aedes aegypti. Jika tidak ditangani secara cepat dapat berkembang menjadi penyakitperdarahan yang mematikan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional desigen yangbertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tokoh masyarakat dengan perannya dalampengendalian demam berdarah di wilayah Puskesmas Kawalu Kota Tasikmalaya. Populasi penelitian yaituseluruh tokoh masyarakat yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Kawalu, dengan jumlah sampel 68responden yang ditentukan secara purposif. Hasil penelitian dianalisis dengan metode chi-square (X2) untukmelihat hubungan pengetahuan dan sikap tokoh masyarakat dengan perannya dalam pengendalian demamberdarah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuandengan peran tokoh masyarakat dalam pengendalian demam berdarah (ρ = 0,578), begitu juga dengansikap tidak ada hubungan yang signifikan dengan peran tokoh masyarakat (ρ = 0,177). Peran masyarakatyang tidak didasari dengan pengetahuan dan sikap yang positif, ataupun sikap positif dan tahu saja tetapibelum dicerminkan dalam perannya pada pengendalian demam berdarah mungkin saja menjadi salah satupenyebab sulit tertanggulanginya masalah demam berdarah selama ini. Petugas kesehatan terutama petugaspuskesmas diharapkan dapat melakukan pendekatan dan kajian lapangan secara lebih mendalam sehinggamasyarakat lebih berperan secara nyata dalam pengendalian demam berdarah
Copyrights © 2012