Penelitian ini membahas perkembangan kredit perumahan di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk melihat perkembangan kredit perumahan di Indonesia apabila terdapat goncangan pada variabel makro ekonomi yaitu suku bunga dan inflasi serta dengan adanya kebijakan baru loan to value (LTV). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah vector autoregression (VAR) di mana peneliti menggunakan impulse response dan variance decomposition dalam menentukan perkembangan kredit perumahan di Indonesia. Hasil menjelaskan bahwa varibel makroekonomi (suku bunga dan inflasi) hanya memiliki dampak kepada konsumen yang sedang melakukan pelunasan kredit perumahan sedangakan kebijakan LTV lebih berpengaruh terhadap permintaan perumahan dimana dengan adanya kebijakan LTV, permintaan akan kredit baru perumahan mengalami penurunan.
Copyrights © 2013