Pendahuluan: Pasien tuberkulosis paru memiliki banyak stressor yang dapat menghambat kesembuhan. Self efficacy dan self care merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesembuhan dan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara strategi koping dengan self efficacy dan self care.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Perak Timur. Variabel independen dalam penelitian ini adalah strategi koping, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini adalah self efficacy dan self care. Penelitian ini menggunakan teknik pusposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 105 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Data diperoleh dengan instrumen kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Spearman Rho dengan signifikansi α < 0,05.Hasil: Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara strategi koping dengan self efficacy (p=0,015), ada hubungan strategi koping dengan self care (p=0,018).Kesimpulan: Strategi koping yang berfokus pada problem focused coping dapat meningkatkan self efficacy dan self care pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Perak Timur.
Copyrights © 2019