Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Vol 31 No 1 (2021)

Hubungan Hipertensi dalam Kehamilan dengan Kelahiran Prematur: Metaanalisis

Amalia Safitri (UPF Inovasi Penanggulangan Stunting, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan)
Sri Poedji Hastoety Djaiman (UPF Inovasi Penanggulangan Stunting, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2021

Abstract

Hypertension is still a problem in many countries, not only in developed countries but also developing countries. Hypertension that occurs in pregnant women will carry risks not only for the mother but also for the fetus. It often causes death for mother. In addition to endangering the mother, hypertension is also harmful to the fetus in the womb, by the incidence of inadequate placental oxygen transfer, intrauterine growth restriction (IUGR), preterm birth, placental abruption, stillbirth, and neonatal death. Premature birth is a concern because it affects children's growth and development in the future. This study aimed to determine the probability of preterm birth caused by pregnancy with hypertension collected from various articles that have been published. The method used to collect and select articles was the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA) method and the analysis was using STATA to get an overview of the forest plot. The result of this analysis was that 1,969 articles from PubMed and Google Scholar were obtained based on the keywords pregnancy, hypertension, pre-eclampsia, eclampsia, and premature. After screening and eligibility based on inclusion criteria, 11 articles could be further analyzed and the pooled OR was 3.70 (CI 2.80 - 4.60). The conclusion is that pregnancy with hypertension still provides ample opportunities for premature birth, so it is necessary to improve antenatal care (ANC) services and education for pregnant women and their families. Abstrak Hipertensi masih menjadi permasalahan di berbagai negara, tidak hanya negara maju namun juga negara yang berkembang. Hipertensi yang terjadi pada ibu hamil akan membawa risiko tidak hanya bagi ibu tetapi juga untuk janinnya. Pada ibu tidak jarang terjadi kematian. Selain membahayakan ibu, hipertensi juga berbahaya pada janin yang ada dalam kandungan yaitu terjadinya transfer oksigen plasenta yang tidak adekuat, intrauterine growth restriction (IUGR), kelahiran prematur, solusio plasenta, lahir mati, dan kematian neonatal. Kelahiran prematur cukup menjadi perhatiaan karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan dikemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat besarnya peluang kejadian kelahiran prematur yang disebabkan oleh kehamilan dengan hipertensi yang dikumpulkan dari berbagai artikel yang sudah terbit. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan dan seleksi artikel adalah dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyse (PRISMA) dan analisis menggunakan STATA sehinga mendapat gambaran forest plot. Hasil dari analisis ini adalah didapatkan 1.969 artikel dari PubMed dan Google Scholar berdasarkan kata kunci kehamilan, hipertensi, pre eklamasi, eklamsi, dan prematur. Setelah dilakukan penyaringan dan kelayakan berdasarkan kriteria inklusi didapatkan 11 artikel yang bisa dianalisis lanjut dan didapatkan OR gabungan adalah 3,70 (CI. 2,80 – 4,60). Kesimpulan yang didapat bahwa kehamilan dengan hipertensi masih memberi cukup banyak peluang untuk terjadinya kelahiran prematur sehingga perlu ditingkatkan pelayanan dan pendidikan terkait antenatal care (ANC) kepada ibu hamil dan keluarganya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

MPK

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Public Health

Description

Media Health Research and Development ( Media of Health Research and Development ) is one of the journals published by the Agency for Health Research and Development ( National Institute of Health Research and Development ) , Ministry of Health of the Republic of Indonesia. This journal article is a ...