Jurnal Fisika Unand
Vol 10 No 2 (2021)

Rancang Bangun Perangkat Pencacah Akttivitas Mencit dalam Kandang Setelah Diberi Zat Psikoaktif

Olivia Puspita Anggreini (Jurusan Fisika Universitas Andalas)
Wildian Wildian (Jurusan Fisika Universitas Andalas)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2021

Abstract

Telah dirancang sebuah perangkat pencacah gerak mencit (Mus musculus) yang berbasis Arduino Uno. Perangkat pencacah ini terdiri dari dioda laser sebagai sumber cahaya yang dihubungkan dengan baterai sebagai sumber tegangan dan sensor fotodioda sebagai transmitter. Pengolahan data pada perangkat ini menggunakan  mikrokontroller dan LCD sebagai penampil dari data yang dihasilkan. Sensor fotodioda digunakan untuk mencacah yang memanfaatkan tegangan keluaran. Perubahan tegangan keluaran terjadi akibat adanya variasi cahaya yang didapatkan oleh sensor fotodioda. Tahapan uji coba perangkat ini dimulai dari uji coba sensor fotodioda dan uji coba perangkat pencacah. Hasil pengujian menunjukkan perangkat sudah dapat bekerja dengan baik, dimana pengujian terbaik pada mencit dengan berat badan 28 g yang memiliki persen error 0% sebelum dipengaruhi zat psikoaktif dan mencit yang memiliki berat badan 26 g memiliki persen error 1,4% setelah dipengaruhi zat psikoaktif. Persen error terbesar pada mencit yang memiliki berat badan 27 g yaitu 2,30% sebelum dipengaruhi zat psikoaktif dan dan persen error 1,52% setelah dipengaruhi zat psikoaktif. Dengan demikian, zat psikoaktif yang digunakan memperkecil jumlah cacahan mencit pada kendang yang membuktikan bahwa aktivitas mencit menjadi menurun.An Arduino Uno based mouse (Mus musculus) counter has been designed. This counter device consists of a laser diode as a light source and a photodiode as a light detector placed in a closed hexagonal housing with each side 10 cm long, 3 cm wide and 3 cm high. The digital data from the photodiode is processed by the microcontroller and the count results are displayed on the LCD. The testing phase of this device starts from testing the photodiode sensor and testing the counter device. The test results showed that the device was working properly, where the best test was on mice with a body weight of 28 g which had a 0% percent error before being influenced by psychoactive substances and mice with a body weight of 26 g had a percentage error of 1.4% after being influenced by psychoactive substances. The largest percentage error was in mice who weigh 27 g, namely 2.30% before being influenced by psychoactive substances and and 1.52% percent error after being influenced by psychoactive substances. This proves that the activity of mice decreased after being given psychoactive substances.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jfu

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Electrical & Electronics Engineering Energy Materials Science & Nanotechnology Physics

Description

Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu ...