Indonesia merupakan wilayah yang berpotensi untuk perkembangan budidaya mikroalga, salah satu diantaranya adalah Spirulina yang mengandung antioksidan fikosianin. Antioksidan fikosianin digunakan pada industri kosmetik, farmasi dan makanan. Pada diverifikasi produk, antioksidan fikosianin dapat dimanfaatkan dalam bentuk emulsi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan dan mengamati proses produksi emulsi dengan variabel VCO dan dengan fikosianin sebagai antiokisidan, fikosianin menggunakan metode homogenisasi dengan tekanan tinggi (High Pressure Homogenation). Pada penelitian ini, jenis emulsi yang dibuat adalah O/W (minyak dalam air) dimana fase minyak berupa VCO dan larutan fikosianin berupa sebagai fase air. Emulsi yang dibuat terdiri dari 9 formula menggunakan Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) sebagai emulsifier. Produk emulsi dilakukan karakterisasi yang terdiri dari analisa viskositas, pH. , kestabilan dan kadar antioksidannya. Rancangan penelitian menggunakan software Design Expert® 7.0 dengan variabel viskositas, pH. , kestabilan dan kadar antioksidan serta metode Central Composite Design (CCD) yang merupakan salah satu metode permukaan tanggap untuk mendapatkan emulsi yang berfungsi sebagai antioksidan. Hasil didapatkan bahwa formula terbaik adalah perbandingan VCO: fikosianin (31,25 : 131,25) dengan kadar antioksidan sebesar 0,07 mg vit C/g, pH 4,64 dengan viskositas sebesar 113 cps. Berdasarkan hasil tersebut, emulsi antioksidan dapat diaplikasikan untuk industri kosmetik, farmasi dan makanan.
Copyrights © 2020