Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki tugas melaksanakan perumusan dan implementasi kebijakan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, organisasi tersebut belum memiliki IT master plan sehingga berdampak antara lain pada tidak adanya tujuan dan dukungan bisnis pada investasi TI yang dibuat dan tidak terintegrasinya sistem dengan baik. Hal ini menyebabkan ketidakakuratan data dan tidak koherennya sumber informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arsitektur sistem informasi dalam organisasi yang kemudian dapat diajukan sebagai usulan arsitektur perusahaan (Enterprise Architecture) sesuai dengan kebutuhan dan kebijakan strategis organisasi. Model yang digunakan adalah The Open Group Architecture Framework – Architecture Development Method (TOGAF ADM) karena tahapan implementasinya cukup fleksibel, lengkap, terperinci, dan mudah diterapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kajian terhadap dokumen organisasi. Hasil penelitian mencakup 7 (tujuh) proses kegiatan utama, 8 (delapan) usulan sistem informasi dan usulan konsep arsitektur teknologi untuk kegiatan operasional dan pencapaian visi dan misi.
Copyrights © 2020