Virtual dalam sebuah film menjadi realitas sosial imajiner yang dituangkan melalui alur cerita, tokoh, dan setting social. Artikel ini membahas film Simone (gadis virtual) yang menggambarkan sebuah realita semu, realitas yang sebenarnya dalam film tersebut mampu mengkonstruksi sosok tidak nyata seorang aktris “maha” sempurna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pada film Simone dengan menggunakan metode analisis wacana film. Hasil dari temuan menunjukkan bahwa film Simone sebagai Simulacra, jelmaan dari sesuatu abstrak menjadi kongkret, di mana dalam simulasi komputer Simone hanya dibuat berdasarkan kode, angka satu dan nol, yang diwujudkan menjadi sosok aktris “maha” cantik bagai barbie (kongkret) yang mempengaruhi realita keaktrisan hingga memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia. Proses hiperrealitas dalam film Simone hanya kebohongan nihilistik, manipulatif, dan melampaui kenyataan yang dibawa oleh simulakra film tersebut.
Copyrights © 2020