JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan
Vol 6, No 1 (2020)

FENOMENA SAINS DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF IAN G. BARBOUR DAN ISMAIL RAJI AL-FARUQI

Nur Aeny Juliatiningsih (UIN Walisongo Semarang)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2020

Abstract

Perkembangan ilmu sains dan agama menimbulkan isu-isu pemberitaan  yang menarik untuk terus dikaji dan ditelaah. Isu-isu tentang pertentangan antara agama dan sains memberi semangat baru bagi beberapa ilmuwan dan agamawan, seperti Ian G. Barbour dan Ismail Raji Al-Faruqi. Perspektif mereka dalam mengkaji fenomena sains dalam  Al-Quran memberikan satu paradigma baru. Barbour dengan teori empat tipologi sains dan agama antara lain konflik, independensi, dialog dan integrasi sedangkan Ismail Raji Al-Faruqi dalam bukunya yang berjudul Islamization of Knowladge mengemukakan bahwa islamisasi harus ditujukan secara langsung terhadap bidang-bidang ilmu pengetahuan yang bersangkutan. Diharapkan dengan membandingkan dua pemikiran tokoh tersebut dapat menemukan titik temu antara sains dan agama sehingga kami merumuskan masalah berupa fenomena sains dalam Al-Qur’an menurut perspektif Ian G. Barbour dan Ismail Raji Al-Faruqi. Metode yang digunakan yaitu metode telaah pustaka pada jurnal-jurnal penelitian yang berkaitan dengan perspektif Ian G. Barbour dan Ismail Raji Al-Faruqi tentang fenomena sains dalam Al-Qur’an.Kata Kunci : perspektif, relasi, agama dan sains

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

yaqhzan

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Jurnal Yaqzhan adalah jurnal ilmiah yang fokus dalam publikasi hasil penelitian dalam kajian filsafat, agama dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan januari dan juli. Jurnal Yaqzhan terbuka umum bagi peneliti, praktisi, dan pemerhati kajian filsafat, agama ...