Salah satu aspek penting dalam menjalankan aktifitas dan memengaruhi keberhasilan sistem perindustrian adalah model transportasi dan distribusi yang diterapkan oleh industri tersebut. Didukung dengan meluasnya permintaan konsumen atas produk yang dihasilkan ke berbagai pelosok daerah, menjadikan masalah transportasi dan distribusi menjadi poin utama dalam pengembangan perusahaan. Untuk mengetahui penerapan model transportasi distribusi yang dapat diusulkan terhadap rute transportasi distribusi Liquid Petroleum Gas (LPG) pada PT. Javarko yang berdiri di kota Sumbawa Besar, maka dapat diusulkan dengan menggunkan model Clustered Generalized Vehicle Routing Problem (CGVRP) dan algoritma Dijkstra. Dimana pada model CGVRP toko-toko (vertek) tujuan dikelompokan berdasarkan kelurahan dan kapasitas armada kendaraan. Sehingga diperoleh total jarak untuk kendaraan pertama adalah sebesar 14.410 km dengan rute distribusi gudang (0)→ UD. Fatimah (10) → Primart (5) → UD. Dua Putra (6) → UD.Hana (2) → UD. Bayu Rejeki (9) → UD.Irma (1) → UD. Mandiri (7). Sedangkan jarak yang diperoleh untuk kendaraan kedua adalah sebesar 11.120 k m dengan rute pendistribusian . gudang (0) → UD. Dua satu (13) → UD. → Berlian Indah (12) → UD. Citra (11) → UD. Gonofit (3) → UD. Adiit Daputra (15) → UD. Yeyen Lengas (14) → gudang (0).
Copyrights © 2020