Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkembangan tingkat ketimpangan serta mengklasifikasi kemajuan pembangunan ekonomi, agar dapat mengetahui apakah yang menjadi sektor potensial untuk dikembangkan pada setiap kabupaten di kepulauan sumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Williamso, Tipologi Klasen, analisis Location Quaetiont (LQ) dan analisis Shift Share (SS). Hasil yang diperoleh adalah kabupaten di kepulauan Sumba memiliki ketimpangan yang rendah namun masih tergolong dalam daerah tertinggal dan maju tapi tertekan. Setiap wilayah juga memiliki sektor unggulan yang memliki pertumbuhan cepat dan memiliki daya saing seperti sektor konstruksi; perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor; administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; jasa keuangan dan asuransi.
Copyrights © 2021