Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan intervensi terapi seumur hidup. Beban psikososial akibat tata laksana diabetes dan kejadian komplikasi dapat menyebabkan gangguan fungsional dan memengaruhi keparahan depresi pada pasien diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat depresi terhadap kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional menggunakan kuesioner beck depression inventory II (BDI II) dan data rekam medis kadar glukosa darah pasien. Penelitian dilakukan di Poli Penyakit Dalam RSUD Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sebanyak 30 responden menjadi partisipan dalam penelitian ini. Analisis statistik menggunakan uji Kendall’s Tau B diperoleh 0,011 hubungan bermakna antara tingkat depresi dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tingkat depresi memengaruhi kadar glukosa darah puasa pasien diabetes melitus tipe 2.
Copyrights © 2021