ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat]
Vol 5 No 2 (2020)

Hubungan Kebiasaan Merokok Masyarakat dengan Pengeluaran Kesehatan Individu di Indonesia: Analisis Survei Kehidupan Keluarga Indonesia 2014/2015

Hana Fauzia (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)
Afifah Nada Kamilah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)
Fizri Nur Azizah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)
Muhammad Rayhan Devan Riza (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)
Aditya Maulana Zaqi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)
Estro Dariatno Sihaloho (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran Sumedang)



Article Info

Publish Date
25 Dec 2020

Abstract

ABSTRAK Kebiasaan merokok merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Pada tahun 2016, Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) melaporkan terdapat 65,19 juta perokok di Indonesia atau setara dengan 34% dari jumlah penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan merokok terhadap kesehatan individu dan pengeluaran pribadi. Penelitian ini menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan menggunakan data sekunder dari Indonesian Family Life Survey (IFLS 5) tahun 2014/2015. Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan merokok masyarakat meningkat signifikan terkait pengeluaran kesehatan individu. Sedangkan variabel lain seperti jenis kelamin, usia, jumlah rokok yang dikonsumsi dalam satu hari, pendapatan, penyakit kronis, dan wilayah pemukiman (perkotaan atau pedesaan) juga memiliki hubungan positif dengan pengeluaran kesehatan individu. Kata Kunci: Pengeluaran Kesehatan Individu, Kebiasaan Merokok, Penyakit Kronis, Perkotaan

Copyrights © 2020