AbstrakRiau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan alam berlimpah dengan kebudayaan Melayu yang masih terjaga hingga sekarang, salah satunya yaitu Tenun Songket Melayu Riau. Pelestarian songket dapat dilakukan dengan menyediakan wadah produksi dan pembelajaran. Masyarakat dapat mengetahui seluk beluk atau sejarah tenun songket Riau, dan mengenal motif- motif songket Riau. Serta mengadakan pelatihan tenun songket Riau, namun saat ini belum adanya wadah yang dapat menampung kegiatan produksi dan pelestarian songket secara keseluruhan, akses yang berbeda-beda untuk setiap daerah sehingga sulit dijangkau. Salah satu solusi dari permasalahan tersebut adalah perancangan Galeri Tenun Songket dengan pemilihan lokasi yang strategis yaitu di Pekanbaru. Sebagai ibukota provinsi, lokasi tersebut lebih mudah diakses oleh wisatawan dari dalam maupun luar daerah. Selain itu, galeri menjadi sarana yang memadai untuk kegiatan promosi, pemasaran, dan pengembangan tenun songket serta dapat menampilkan beragam koleksi tenun songket Riau dengan pendekatan arsitektur fraktal. FraktalĀ diterapkan nenek moyang bangsa Indonesia melalui budaya tekstil. Motif pada tekstil seperti batik ataupun songket yang memiliki unsur berpola. Arsitektur fraktal adalah penerapan geometri fraktal yang merupakan ilmu matematika dan membahas bentuk-bentuk yang memiliki sifat menyerupai diri sendiri (self-similarity).
Copyrights © 2020