Abstrak: Kemampuan bercerita siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Patikraja pada semester gasal tahun pelajaran 2014-2015 dinyatakan masih rendah. Dalam kegiatan pembelajaran bercerita tersebut, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dan kendala psikologis yakni rasa malu, khawatir, dan kurang percaya diri saat bercerita di depan kelas. Kebanyakan siswa merasa bingung dengan cerita yang akan dibawakannya karena mereka kurang menguasai isi cerita yang telah dibacanya serta khawatir tidak dapat menyelesaikan ceritanya. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu diupayakan solusinya. Penulis memilih teknik tutur bersambung agar siswa dapat bercerita dengan baik dari awal hingga akhir sesuai dengan isi cerita yang dibacanya tanpa rasa malu, khawatir, dan kurang percaya diri. Teknik tutur bersambung merupakan teknik bercerita secara kelompok (2 - 4 orang) yakni bercerita dengan cara bergantian, beruntun, atau bersambungan dari siswa pertama hingga yang terakhir. Dengan menggunakan teknik tersebut, kesulitan dan kendala psikologis dapat teratasi serta hasil belajar pun lebih baik. Kemampuan bercerita menjadi meningkat. Hal ini terbukti, nilai rata-rata kelas meningkat dari 68 menjadi 80. Persentase ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 70,58% menjadi 94,11%. Kata kunci : kemampuan bercerita, teknik tutur bersambung
Copyrights © 2015