Penciptaan fotografi documenter adalah upaya untuk merekam suatu kebudayaan yang telah ditinggalkan dengan data yang didapat dari sudut pandang pemilik kebudayaan. Membwa pertanyaan tentang kebudyaan tato, perjalanan dilakukan di berbagai wilayah suku Dayak Kenyah di Kalimantan Timur, mengenali gejala perubahan pada masyarakatnya , dan membagikan hasil data visual maupun catatan pada masyarakat yang lebih luas. Metode yang digunakan adalah etnofotografi dengan pendekatan observaasi partisipan. Struktur penyusunan narasi visual dari tato pereempuan generasi terakhir di suku Dayak Kenyah terbagi menajadi tiga bagian. Pertama, tato dan strata sosial dimana terdapat tiga strata sosial, yakni 1) Paren, 2). Panyen, 3) Lawen. Kedua, motif tato perempuan suku Dayak Kenyah. dengan menghadirkan sudut pandang sejarah dari kebudayaan tato , diharapkan dalam menjadi bagian dari catatan ilmu pengetahuan atas kebudayaan Indonesia.
Copyrights © 2020