Ketersediaan air didaerah jombang cenderung tidak merata karena dipengaruhi olehmusim hujan dan kemarau. Hal itu membuat pelaksanaan pola tanam di desa TebelKecamatan Bareng tidak sesuai dengan ketersediaan air yang ada, sehinga untukmendapatkan hasil produksi yang maksimal diperlukan sebuah pengelolahan sistem irigasi yang baik. Dengan melakukan analisis untuk mengetahui nilai debit andalan bulanan dengan transformasi data curah hujan bulanan, kebutuhan air dan pola tata tanam diharapkan mampu mengatasi masalah yang terjadi pada jaringan irigasi yang ada di Desa Tebal Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Untuk mengetahui curah hujan rata-rata menggunakan metode rata-rata aljabar dengan data curah hujan 10 tahun, lalu untuk mengetahui evapotranspirasi dihitung menggunakan metode penman dan perhitungan debit andalan diperoleh dengan menggunakan metode FJ. Mock. Dari hasil analisis pada daerah irigasi desa Tebel diperoleh nilai debit andalan sebesar 0,0165 m³/detik. Analisis kebutuhan air irigasi dilakukan menggunakan 24ialternatif Didapat nilai NFR sebesar 88,29 mm/hari dikonversikan menjadi 0,001021875 m³/detik atau 10,022 lt/detik. Alternatif yang digunakanadalah alternatifike 24 dengan masa awal tanam pada Desember priode II. Pola tanam yang digunakan adalah padi-padi-palawija.
Copyrights © 2021