ADMINISTRASI PUBLIK
Vol 1, No 1 (2020)

ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN PADA BIDANG BINA MARGA DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN KUTAI TIMUR

Yulisnawati yulisnawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Feb 2021

Abstract

YULISNAWATI. Analisis Gaya Kepemimpinan Pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur.Analisis merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan suatu kebijaksanaan, sebab dengan menentukan suatu dankebijakantanpa di dahului dengan analisis dapat dipastikan keputusan yang dikeluarkan oleh pembuat keputusan tersebut diragukan keberhasilannya.Gaya kepemimpinan adalah merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain, gaya kepemimpian merupakan bagaimana cara mengendalikan bawahan untuk melaksanakan sesuatu.Adapun tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang dijalankan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur dalam melaksanakan tugas pemerintahan; 2). Untuk mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur dalam melaksanakan tugas pemerintahan.Penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan metodologi kualitatif. Metodologi penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Timur adalah gaya kepemimpinan konsultatif dengan indicator : 1) Pemimpin banyak melakukan interaksi denganbawahan; 2). Pemimpin memberikan bimbingan kepadabawahan; 3). Pemimpin memberikan motivasi kepada bawahan.Kelebihan pemimpin konsultatif adalah Kepemimpinan konsultatif membangun kepercayaan. Mereka mendefinisikan tujuan dan sasaran, dan sekaligus juga menetapkan harapan spesifik. Setiap orang ingin didengarkan, pegawai yang terlibat merasakan kekuatan itu sebagai penguatan moral dan merasa pendapat mereka didengarkan.Kelemahan gaya kepemimpinan konsultatif adalah  Tantangan dengan kepemimpinan konsultatif adalah bahwa gaya ini memakan waktu lebih banyak. Pemimpin harus mengalokasikan lebih banyak waktu untuk berdiskusi atau mendengarkan opini bawahan. Selain itu, pendapat bawahan belum tentu memiliki kualitas dan kritis yang sama.Adapun jumlah sumberdaya yang dimiliki untuk mendukung seluruh pekerjaan adalah PNS berjumlah 38 orang dengan persebaran posisi yang berbeda dan 71 TK2D yang terdapat pada berbagai bidang posisi, dengan demikian terdapat 109 jumlah sumberdaya yang mendukung pencapaian tujuan kerja-kerja.

Copyrights © 2020