Administrasi Publik, Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, “Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur”. di bawah bimbingan Ibu Dra.Hj. Nanik Pujiastuti, M.Si and Bapak Wesley Liano Hutasoit, S.Sos., M.Ap.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Timur. Jenis penelitian atau penjelasan yang digunakan adalah kuanlitatif digunakan menganalisis pengaruh antara varibel penelitian. Jenis data yang digunakan kusioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi.Definisi Konsepsional Pengembangan sumber daya manusia adalah untuk memperbaiki, meningkatkan pengetahuan pegawai dari segi kemampuan pengetahuan secara teori maupun praktek melalui pendidikan dan pelatihan, kegiatan non-diklat, tugas belajar serta promosi akan meningkatkan hasil kerja pegawai secara kualitas, kuantitas, kehadiran, ketepatan waktu dan dampak interpersonalnya, dan definisi OprasionalMenurut Sugiyono (2006:2), “Variabel adalah suatu atribut, sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.” Variabel bebas adalah variabel yang menjadi sebab terjadinya variabel terikat. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kinerja pegawai.Kinerja pegawai adalah hasil kerja secara kualitas, kuantitas, kehadiran, ketepatan waktu dan dampak interpersonal.Dari hasil penelitian pada analisis data perhitungan hipotesis melalui uji t diperoleh t hitung untuk variabel pengembangan sumber daya manusia sebesar 1.898 dimana t hitung lebih besar dari t tabel (1.898 > 1.667), dengan taraf signifikan 0,002 < 0,05 maka Ho ditolak atau Ha diterima, sehingga secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan antara pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai. sedangkan untuk R Square yang diperoleh sebesar 0.740, yang artinya bahwa 74% kinerja pegawai mempunyai pengeruh yang positif terhadap pengembangan sumber daya manusia.
Copyrights © 2020