Galih Rahman, Tinjauan Tentang Kinerja Pegawai dalam Memberikan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Dibawah bimbingan BapakĀ H. Ahmad Jubaidi, S.Sos, M.Si dan Ibu Dra. Hj. Nanik Pujiastuti, M.Si.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Kinerja Pegawai dalam memberikan Pelayanan Administrasi Kependudukan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara, (2) Faktor Pendukung dan Penghambat Kinerja Pegawai dalam Memberikan Pelayanan Administrasi Kependudukan. Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat memperkaya teori-teori tentang kinerja dalam pelayanan administrasi kependudukan dalam pemerintah di kantor Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Secara praktis penelitian ini diharapkan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman nyata dalam bidang pelayanan administrasi kependudukan pemerintah desa.Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang di selidiki dengan menggambarkan keadaan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti teknik analisis data kualitatif yang terdiri dari langkah-langkah dimulai dari pengumpulan data mentah, penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menggunakan indikator Kehandalan (Relability), Ketanggapan (Responsiviness), Kompetensi (Competence), Akses (Access), dan Komunikasi (Comunication) untuk mengukur Kinerja Pegawai dalam Memberikan Pelayanan Administrasi Kependudukan. (1) Penelitian ini menghasilkan pada indikator Kehandalan (Reliability) keahlian sudah diterapkan namun ada indikator yang belum berjalan sesuai harapan masyarakat yaitu mengenai keahlian pegawai dalam menggunakan alat bantu pelayanan sehingga berpengaruh terhadap proses pelayanan. (2) Ketanggapan (Responsiviness) pada indikator ini sudah sesuai dengan keinginan masyarakat terbukti karena tidak ada keluhan dari pengguna layanan terkait indikator ketanggapan. (3) Kompetensi (Competence) pada indikator ini sudah sangat baik terlihat dari apresiasi yang diberikan oleh masyarakat. (4) Akses (Access) pada indikator ini sudah baik terlihat dari masyarakat dimudahkan untuk mengakses informasi terkait pelayanan kependudukan. (5) Komunikasi (Communication) pada indikator ini dinilai sudah baik karena dalam pelaksanaanya para pegawai memberikan informasi yang jelas sampai masyarakat paham. Yang terakhir adalah Faktor penghambat dan pendukung, pada faktor penghambat masih kurangnya unit cadangan sarana, sedangkan faktor pendukungnya adalah semangat dan kekompakan satu sama lain dan fasilitas alat bantu yang memadai.
Copyrights © 2020