Indikator pelayanan gawat darurat merupakan salah satu penentu mutu rumah sakit baik secara aspek medis, ekonomi, dan manajemen. Setiap Rumah Sakit wajib memilki fasilitas Pelayanan Gawat Daurat yang melayani 24 jam. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menghitung dan menganalisis pelayanan kunjungan pasien gawat darurat per triwulan di RSUD Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan metode observasi dan wawancara, melalui pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini sama halnya dengan populasi yaitu hasil rekapitulasi bulanan kunjungan pasien gawat darurat. Hasil penelitian menunjukan bahwa di RSUD Kabupaten Karanganyar berdasarkan empat indikator yaitu rerata pasien gawat darurat perhari cenderung mengalami peningkatan, rasio pasien gawat darurat terhadap tenaga perawat cenderung mengalami peningkatan, rasio pasien di rujuk terhadap jumlah pasien gawat darurat mengalami penurunan, dan rerata pasien meninggal gawat darurat cenderung mengalami penurunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah seluruh indikator pelayanan gawat darurat di RSUD Kabupaten Karanganyar sudah baik. Maka penulis menyarankan supaya RSUD Kabupaten Karanganyar rutin membuat laporan berdasarkan indikator kunjungan pasien gawat darurat sebagai bahan evaluasi dan perencanaan mutu rumah sakit.
Copyrights © 2021