Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi prosentase serbuk geomaterial dan serat gelas terhadap ketahanan panas. Ketahanan panas diuji dengan cara proses thermogravimetri (TGA), hal ini dilakukan dengan menguji komposit dengan cara dipanaskan pada suhu tertentu. Seiring dengan proses pemanasan akan mempengaruhi massa dari material tersebut. Pengujian dilakukan pada 3 sampel yaitu perbedaan komposisi prosentase serbuk geomaterial dan komposisi serat gelas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ketahanan panas dari komposit geomaterial serat gelas bermatrik polyester, pada variasi serbuk geomaterial 30% dan serat gelas 0% mempunyai ketahanan panas yang paling baik.
Copyrights © 0000