Klinikal Sains (Jurnal Analis Kesehatan)
Vol 8 No 2 (2020): Desember

PEMANFAATAN SARI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas poiret) SEBAGAI ZAT PEWARNA PADA PEWARNAAN GRAM TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

Rio Wahyu Septian Marbun (Sekolah Menengah Kejuruan Abdurrab Pekanbaru)
Febrizki Nabilah Mardanif (Unknown)
Uliya Fitri Aini (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Dec 2020

Abstract

Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas poiret) telah menyebar hampir di seluruh Indonesia dan menunjukkan adanya kandungan senyawa antosianin yang dapat mewarnai bakteri dan pada saat ini, penggunaan zat warna juga dilakukan pada bidang bidang laboratorium mikrobiologi cenderung harganya mahal dan sulitnya mendapatkan pewarna yang digunakan untuk praktikum di laboratorium mikrobiologi Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah sari ubi jalar ungu dapat dijadikan sebagai zat warna pada pewarnaan Gram terhadapa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode eksperimental laboratory secara in vitro. Hasil penelitian didapatkan bakteri bentuk coccus pada bakteri Staphylococcus aureus dengan warna violet kemerahan pada pewarnaan gram dari kelompok eksperimen yang menggunakan larutan sari ubi jalar sebagai pengganti larutan Gentian Violet dan kelompok kontrol yang menggunakan Larutan Gentian violet. Dan pada bakteri bentuk basil pada Escherichia coli dengan warna merah pada pewarnaan gram dari kelompok eksperimen yang menggunakan larutan sari ubi jalar ungu sebagai pengganti larutan carbol fuchsin. ini membuktikan bahwa air perasan ubi jalar ungu dapat dijadikan sebagai zat warna pada pewarnaan Gram terhadapa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

klinikal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology

Description

Jurnal klinikal sains program studi analis kesehatan adalah jurnal ilmiah yang membahas tentang kompetensi analis kesehatan yang meliputi kompetensi Mikrobiologi, Hematologi, Parasitologi, Imunoserologi, Toxikologi, dan Kimia Klinik. Jurnal klinikal sains akan terbit setiap enam bulan, dalam satu ...