Stunting adalah suatu kondisi pertumbuhan mengalami kegagalan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak), dapat di akibatkan karena kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Kader posyandu merupakan masyarakat yang terpilih dan dilibatkan oleh puskesmas atau tenaga kesehatan untuk mengelola posyandu secara sukarela. Tujuan untuk menganalisis pengaruh Pelatihan Deteksi Dini Stunting terhadap Pengetahuan Kader Posyandu. Metode menggunakan database Google Scholar dengan mengidentifikasi beberapa kata kunci dan dalam rentang waktu 2014-2019 (5 tahun). Kriteri inklusi yaitu studi dengan metode kuantitatif; clinical trial; studi dengan menggunakan alat ukur serta outcome yang membahas pengetahuan kader posyandu tentang deteksi dini stunting melalui pelatihan. Kriteria eksklusi yaitu: teks tidak lengkap. Hasil dari database diperoleh lima jurnal setelah melalui skrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kesimpulan menunjukkan bahwa pelatihan meningkatan pengetahuan kader tentang deteksi dini stunting.
Copyrights © 2020