Cengkok merupakan kosakata musikal dasar dari beberapa instrument dalam gamelan Jawa Tengah. Gender barung memiliki sistem cengkok yang mungkin paling kompleks. Dengan pengembangan pendidikan formal kesenian setelah Kemerdekaan Indonesia, terjadi dorongan ke arah kodifikasi dan klasifikasi cengkok-cengkok gender. Pekerjaan paling signifikan di bidang ini dilakukan oleh R.L. Martopangrawit pada awal tahun 1970-an. Sebagian besar, metode yang dikembangkan oleh Martopangrawit dan rekan-rekannya tetap digunakan untuk mengajar gender di konteks pendidikan formal. Namun, ada sejumlah cara di mana metode ini gagal dalam aplikasi praktis dan teoretis. Artikel ini menjelajahi potensi untuk membuat sistem klasifikasi cengkok gender baru, yang bersifat obyektif dan juga mudah untuk digunakan. Diharap bahwa sistem baru ini akan mempermudahkan komunikasi dalam komunitas karawitan yang semakin global.
Copyrights © 2020