Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan kue apem pada ritual kematian (tahlilan) di lingkungan masyarakat Desa Tambakberas Jombang secara kajian antropolinguistik. Fokusnya adalah menguraikan tiga hal dalam kue apem yang meliputi studi bahasa, studi budaya, dan studi aspek lain dari kehidupan manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilakukan pada warga Desa Tambakberas Jombang dengan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil yang telah didapat, kue apem ini memiliki kemenarikan; (1) dari studi bahasa, kue apem ini berasal dari lingual Arab yang bermakna pengampunan, (2) dari studi budaya, kue apem ini khusu disuguhkan pada acara kematian, seperti megengan, tahlilan, dan ritual kematian lainnya dengan tujuan meminta pengampunan terhadap arwah yang dituju, dan (3) dari studi aspek lain (pembuatan), ternyata dalam pembuatan kue apem ini harus disertai dengan lafal-lafal istighfar menyesuaikan dengan maksud dari makna kue apem ini yang bermakna pengampunan.
Copyrights © 2020