Kompetisi Muatan Roket Indonesia (KOMURINDO) merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Salah satu kategori pada kompetisi ini adalah Wahana Sistem Kendali, kategori ini memiliki tema “Perancangan wahana dengan sistem propulsi Electric Ducted Fan (EDF) dan sistem kendali untuk mencapai sasaran secara horizontalâ€. Pada Kategori ini setiap peserta diharuskan merancang wahana roket EDF yang dapat meluncur dari rel launcher secara autonomous menuju target selebar 25m sejauh 200m yang telah diketahui koordinat lokasinya. Oleh karena itu diperlukan sistem navigasi berbasis waypoint yang dapat mengarahkan wahana roket menuju target. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan kepresisian data posisi dengan menggunakan algoritma Kalman Filter dan multi penerima GNSS untuk menestimasi posisi roket EDF. Pada penelitian ini digunakan dua buah penerima GNSS dengan jenis yang sama. Pengimplementasian sistem estimasi posisi ini mempertimbangkan tentang pengaruh berat terhadap titik center of gravity roket dan ukuran ruang payload. Pengujian sistem estimasi posisi dilakukan diarea terbuka dengan membawanya pada garis referensi sejauh 200 meter yang telah diketahui nilai koordinatnya. Koordinat garis referensi diambil menggunakan google maps dengan jarak antar titik koordinat adalah 1 meter. Berdasarkan data hasil percobaan dan membandingkan hasil trayektori dapat disimpulkan bahwa sistem estimasi posisi ini mampu meningkatkan akurasi data sebesar 3 sampai 30%.
Copyrights © 2020