Penggunaan obat tradisional berbahan dasar tanaman obat saat ini telah berkembang pesat. Pemanfaatan tanaman obat mengalami peningkatan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi obat dari bahan baku tanaman obat, karena asumsi bahwa obat yang berasal dari tanaman lebih aman dan efek sampingnya jauh lebih kecil dibandingkan obat sintetik. Tanaman memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat yang terdapat pada tempat tumbuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi logam berat Cr, Zn dan Ni terhadap pertumbuhan dan akumulasi logam pada tanaman. Penelitian diawali dengan pembibitan tanaman obat binahong kemudian ditumbuhkan pada media tanah yang mengandung logam berat dengan variasi konsentrasi serta tanpa penambahan logam berat (kontrol). Kandungan logam berat dianalisis menggunakan metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA). Akumulasi logam pada tanaman binahong diketahui melalui nilai Faktor Bioakumulasi dan Faktor Translokasi. Penambahan konsentrasi logam Cr, Zn, Ni mempengaruhi pertumbuhan tanaman ditunjukkan dengan penurunan rata-rata jumlah daun tanaman. Tanaman binahong merupakan akumulator Cr, Zn dan Ni dengan nilai BAF > 1. Kemampuan translokasi logam Cr dengan nilai TF antara 0,202-0,427 pada batang dan 0,628-0,699 pada daun. Kemampuan translokasi logam Zn dengan nilai TF antara 0,812-1,233 pada batang dan 0,612-0,693 pada daun. Kemampuan translokasi logam Ni dengan nilai TF pada bagian akar 1; 0.40-0.49 pada batang dan 0.53-0.6 pada daun.
Copyrights © 2021