Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa
Vol 4 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)

Faktor Dominan yang mempengaruhi rendahnya minat ibu memakai KB IUD di Desa Pemasar Wilayah Kerja Puskesmas Maronge

Nur Indah Sari (OBA17013)



Article Info

Publish Date
14 Jun 2021

Abstract

ABSTRAK FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA MINAT IBU MEMAKAI KB IUD DI DESA PEMASAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS MARONGE Nur Indah Sari IUD adalah alat polietilen kecil dan tembaga yang memiliki berbagai bentuk dan ukuran dan dimasukkan kedalam uterus dan harus diganti apabila sudah dipakai dalam masa tertentu. Data profil kesehatan kabupaten Sumbawa (2018) menjelaskan bahawa jumlah pengguna kontrasepsi sebanyak 9.380.374 peserta. pengguna IUD (Intra Uterin Device) menduduki peringkat ke 4 terendah dari pengguna kb lainnya (suntik, implant dan pil) yaitu sebanyak 706.102 peserta (7,52%). Prevelensi KB IUD dari kabupaten Sumbawa sebanyak 17,0% (12,074) dari 85.401 dan PKM Maronge memiliki peserta pengguna KB IUD yaitu 10,5% dari 1.591 PUS. Penggunaan KB IUD pasca salin di Desa Maronge yaitu sebesar 44,1% dari 225 ibu bersalin Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi minat ibu dalam menggunakan KB IUD yakni faktor pendidikan, dukungan suami dan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui ada faktor dominan yang mempengaruhi rendahnya minat ibu memakai KB IUD dari tiga faktor utama yang diambil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuntitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan 149 populasi dan menggunakan sampel 59 responden. Hasil dari penelitian yang dilakukan dari faktor pendidikan, dukungan suami dan pengetahuan ternyata tidak ada faktor dominan yang mempengaruhi Ibu dalalam memilih alat kontrasepsi. Kata Kunci: Faktor dominan, IUD

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jks

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kesehatan dan Sains STIKES Griya Husada Sumbawa merupakan publikasi ilmiah dalam konten kesehatan dan sains yang memuat hasil penelitian, kajian pustaka, analisis kritis dan pengembangan. Terbit pertama kali tahun 2017 dengan frekuensi terbitan sebanyak dua kali dalam setahun pada bulan ...