Revolusi industri keempat (Era 4.0) dicirikan oleh kompleksnya persoalan yang akan dihadapi penduduk dunia. Semua jenis pekerjaan akan semakin kompleks. Hal ini disebabkan kombinasi globalisasi dengan teknologi informasi yang kecepatan perkembangannya sangat di luar dugaan. Salah satu persoalan dewasa ini adalah penciptaan lapangan kerja dan salah satu peluang industri 4.0 yaitu integrasi Usaha Kecil Menengah dan kewirausahaan. Program Studi Kewirausahaan menjadi salah satu solusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi revolusi industri keempat. Daerah perbatasan merupakan garda terdepan dalam menggambarkan kemajuan suatu bangsa, program studi kewirausahaan menjawab semua permasalahan dalam proses pembangunan perbatasan. Dengan hadirnya program studi kewirausahaan di perbatasan Kabupaten Bengkayang sangat mendapatkan apresisasi dari masyarakat dan pemerintah, dimana kelak lulusannya dapat menjadi para entrepreneur maupun intrapreneur yang secara tidak langsung dapat meningkatakan rasa nasionalisme dan jiwa patriotik masyarakat perbatasan dikarenakan masyarakat sudah sejahtera dan tidak mengandalkan malaysia (Sarawak) sebagai temapat untuk mencari pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif yang dilakukan di perbatasan Indonesia (Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) dengan Malaysia (Sarikin-Sarawak) dengan mayoritas penduduknya sebagai petani dan sepenuhnya bergantung kepada Malaysia untuk pemasaran hasil-hasil pertanian dan perkebunan.hasil penelitian menunjukkan bahwa peran program studi kewirausahaan memberikan dampak sangat besar bagi perubahan masyarakat perbatasan, dimana pada awalnya masih berorientasi pada produk bahan baku yang langsung dijual ke Malaysia berubah kearah penambahan nilai tambah produk yang dapat meningkatkan pendapatan.
Copyrights © 2019