HARMONI
Vol 5, No 1 (2021): HARMONI

PENGENALAN BUDAYA GOTONG ROYONG MASYARAKAT JEPANG KEPADA WARGA RT 07/ RW XIII KELURAHAN JATISARI KECAMATAN MIJEN SEMARANG

Lina Rosliana (Japanese Language and Culture Departement, Faculty of Humanities, Diponegoro University)
Budi Mulyadi (Bahasa dan Kebudayaan Jepang, FIB, Undip)
Mariah Anggreni (Bahasa dan Kebudayaan Jepang, FIB, Undip)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2021

Abstract

Gotong royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari kata bahasa Jawa gotong yang berarti "mengangkat" dan royong yang berarti "bersama". Budaya gotong-royong adalah ciri bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan. Hal ini merupakan bentuk nyata solidaritas sosial dalam kehidupan masyarakat. Setiap warga masyarakat memiliki hak untuk dibantu dan juga berkewajiban untuk membantu. Namun saat ini, budaya gotong royong kental akan nuansa pedesaan, di mana hanya orang-orang yang tinggal di desa saja lah yang masih melaksanakannya. Padahal, di manapun kita tinggal bersama sebuah masyarakat, kita perlu menjaga nilai-nilai yang ada dalam budaya gotong royong. Tidak hanya masyarakat Indonesia, masyarakat Jepang pun mengenal budaya gotong royong. Masyarakat telah menanamkan semangat gotong royong sejak dini. Sekolah-sekolah dasar di Jepang tidak memiliki jasa pembersih ruangan. Murid-murid sekolah bersama-sama membersihkan kelas, kamar mandi, halaman, bahkan kolam renang sekolah. Melalui kegiatan tersebut, mereka diharapkan dapat mempelajari nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan tolong-menolong.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

harmoni

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Harmoni (E ISSN 2599-1795) merupakan jurnal berbasis pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada tiga bidang keilmuan yaitu Bahasa, Sastra, dan Budaya. Jurnal Harmoni dikelola oleh Departemen Linguistik Universitas Diponegoro dalam hal ini Program Studi Sastra Inggris dan Prodi Bahasa dan ...