Biaya pendidikan yang cukup besar terkadang menjadi kendala bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi sehingga banyak lulusan menengah yang tidak mampu melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi meski memiliki potensi akdemik yang cukup baik. Oleh karena kendala tersebut, pemerintah melalui pihak-pihak terkait berusaha memberikan bantuan dana pendidikan terhadap masyarakat yang kurang mampu. Berbagai jenis beasiswa atau bantuan biaya pendidikan baik oleh pemerintah maupun dari dunia usaha ataupun industri telah diluncurkan. Akan tetapi bantuan yang diberikan relatif belum dapat memenuhi kebutuhan studi maupun jumlah sasaran karena begitu banyaknya masyarakat yang mengajukan permohonan untuk bantuan pendidikan tersebut. Sehingga dalam pemberian beasiswa tersebut, perlu ditetapkan berbagai kriteria atau syarat sebagai standart penyeleksian agar penyaluran bantuan pendidikan tersebut tepat pada sasarannya. Penentuan penerima beasiswa yang didasarkan pada kriteria-kriteria tersebut sering kali menjadi masalah dalam proses pengambilan keputusan. Untuk mengekspresikan preferensi pengambil keputusan pada alternatif yang paling diinginkan, dapat dilakukan dengan transformasi format preferensi Utility Vectors to Fuzzy Preference Relation. Selanjutnya menggunakan metode SAW untuk menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, yang dilanjutkan dengan proses perangkingan untuk menyeleksi alternatif terbaik, dalam hal ini adalah alternatif yang valid sebagai penerima beasiswa yang sesuai dengan kriteria. Dengan metode ini diharapkan proses penilaian akan lebih tepat dan akurat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang telah ditentukan.
Copyrights © 2017