Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Vol 17, No 2 (2017): Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat

KEMAMPUAN ATRAKTAN (AIR RENDAMAN UDANG DAN FERMENTASI GULA PASIR PUTIH 35%) PADA PERANGKAP NYAMUK (MOSQUITO TRAP) DALAM PENGENDALIAN NYAMUK

Baharuddin Sunu (Akademi Kesehatan Lingkungan Muhammadiyah Makassar)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2019

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penular penyakit, diantaranya Demam Berdarah Dengue (DBD), Filariasis (kaki gajah), Malaria, Chikungunya dan Encephalitis. Dari tahun ke tahun  kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk selalu meningkat dan banyak menyebabkan kematian. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui kemampuan jenis atraktan (air rendaman udang laut dan fermentasi gula putih 35%) pada perangkap nyamuk (mosquito trap) dalam pengendalian nyamuk.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah  semua nyamuk yang berada di sekitar Jl. Tupai Kelurahan Bonto Biraeng Kecamatan Mamajang Kota Makassar.Tehnik pengambilan sampel adalah eksperimen semu (Quasy Experiment). Penelitian ini juga disebut preventive (community) trial karena dilaksanakan pada komunitas atau bertujuan untuk menghasilkan tindakan pencegahan dengan desain post test only control group yakni untukmengetahui kemampuan atraktan (air rendaman udang laut dan fermentasi gula pasir putih 35%) pada perangkap nyamuk (mosquito trap) dengan menggunakan air sumur sebagai kontrol yang dilakukan pada 10 rumah penduduk di Jl. Tupai. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :dengan penambahan atraktan memiliki pengaruh sebagai umpan untuk menarik nyamuk agar hinggap pada perangkap dan penambahan atraktan fermentasi gula pasir putih 35% memiliki potensi atau kemampuan lebih besar dibandingkan air rendaman udang. Jumlah nyamuk yang terperangkap pada atraktan fermentasi gula pasir putih sebanyak 44 ekor sedangkan atraktan air rendaman udang sebanyak 2 ekor. Hal ini menunjukkan bahwa nyamuk menyukai cairan yang manis.  Bagi peneliti selanjutnya hendaknya membuat desain perangkap atau wadah nyamuk yang besar sehingga memudahkan nyamuk lebih banyak terperangkap serta mengindentifikasi dan menentukan tempat strategis untuk memasang perangkap sehingga dapat menjebak nyamuk sebanyak-banyaknya.Kata Kunci : Mosquito Trap, Air Rendaman Udang , Fermentasi Gula Pasir Putih 35%, Atraktan dan Nyamuk

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Sulolipu

Publisher

Subject

Environmental Science Public Health

Description

Tulisan yang diterima melingkupi rumpun Ilmu Kesehatan Lingkungan dengan diberi kode 359 oleh Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, yang dapat berupa Artikel Hasil Riset, Book Review, Literatur Review, Komentari/Opini, Berita Ilmiah (Scientific News), dan Letter to Editor. Tulisan tersebut ...