Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dan tidak sesuai dosis pada tanaman cabai merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan petani. Hal tersebut mengakibatkan unsur hara dalam tanah menjadi miskin. Salah satu alternatif yang dilakukan adalah menggunakan pupuk organik yang dapat memperbaiki struktur tanah, mudah diperoleh dan tidak rumit serta ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku petani dalam menggunakan pupuk organik. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung kepada petani dengan jumlah petani 60 orang. Metode analisis dengan menggunakan teknik scoring. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan (65%), sikap (56,6%) dan perilaku (51,67%) petani dalam penggunaan pupuk organik pada tanaman cabai di Kabupaten Jeneponto berada dalam kategori sedang.
Copyrights © 2018