Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Pangkep Propinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan agribisnis kepiting rajungan di Kabupaten Pangkep. Hasil analisis data menunjukkan bahwa agribisnis kepiting rajungan di masa mendatang kecenderungan ke arah yang tidak stabil. Indikator kinerja sistem yaitu, nilai stok sumberdaya, produksi, keuntungan nelayan dan pengusaha pengolahan kepiting rajungan cenderung menurun. Penururnan indikator kinerja sistem ini disebabkan oleh tidak terkendalinya upaya penangkapan yang dilakukan oleh nelayan. Upaya penangkapan mengalami peningkatan dengan laju sebesar 8,8 % setiap tahun. Kondisi ini mengakibatkan stok sumberdaya terus mengalami degradasi sehingga hasil tangkapan menurun, pasakokan bahan baku industri pengolahan menurun, keuntungan nelayan dan pengusahan pengolahan menurun. Oleh karena itu perlu segera dilakukan pengendalian upaya penangkapan melalui intervensi kebijakan pengurangan upaya penangkapan secara bertahap sebesar 10 % per tahun agar agribisnis kepiting rajungan di Kabupaten Pangkep dapat berkelanjutan.
Copyrights © 2018