Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui standar analisis yang digunakan untuk mengukur gaya belajar berdasarkan sidik jari; 2). Untuk mengetahui standar analisis yang digunakan untuk mengukur multiple intelligence melalui sidik jari; 3). Untuk memperoleh data tentang akurasi tidakmya pengukuran sidik jari untuk mengukur gaya belajar dan multiple intelligence siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu: 1). Gambaran gambarangaya belajar melalui sidik jari berdasarkan hasil deteksi bakat genetic maupun hail penebaran angket di TKIT Nuurusshiddiiq yaitu: gaya belajar visual menunjukkan rata-rata 33,75, gaya belajar auditory rata-rata 31,4, dan gaya belajaar kinestetik menunjukkan rata-rata 33,6. 2). Gambaran multiple intelligence melalui sidik jari, berdasarkan hasil deteksi bakat genetic maupun hail angket di TKIT Nuurusshiddiiq yaitu: a). Logika mencapai rata-rata: 14,3, b). Visual Spasi mencapai rata-rata: 15.1, c). Linguistik mencapai rata-rata: 12.5, d). Musikal mencapai rata-rata: 13.8, e). Bodi Kinestetik mencapai rata-rata: 13.1, f). Interpersonal mencapai rata-rata: 11.4, g). Naturalis mencapai rata-rata: 13.3. 3). Akurasi pengukuran sidik jari untuk mengukur gaya belajar dan multiple intelligence siswa di RK Islam Terpadu (TKIT) Nuurusshiddiiq berdasarkan ha sil perhitungan statistic menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar ry2= 0,539. Nilai ini mencerminkan bahwa gaya belajar siswa secara kuantitatif memberikan akurasi yang tergolong positif /cukup tinggi. Dengan demikian, pengukuran sidik dalam mengukur gaya belajar siswa dan multiple intelligence siswa (Kecerdasan siswa) di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Nuurusshiddiiq, adalah memberikan akurasi yang cukup tinggi karena tergolong positif, dan angka tersebut berada antara 0.400 – 0.700 dengan interpretasi tergolong cukup.
Copyrights © 2019