Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang pokok-pokokAjaran Wahidiyah yang berintikan upaya untuk taqarrub ilaAllâh (pendekatan diri kepada Allah) melalui pengamalanShalawât Wahidiyah karya KH. Abdoel Madjid Ma’ruf,pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo Kediri. Ciri khas ritualpengamalan Shalawât Wahidiyah adalah tangis dalammujâhadah (kesungguhan), nidâ’ (panggilan-menyeru) denganberdiri menghadap empat arah, tasyaffu’ (permohonan syafaat),dan istighrâq (pemusatan pikiran dan perasaan kepada Allah).Pada aspek Ajaran Islam Wahidiyah tidak ditemukan aqîdahyang secara menyakinkan bertentangan dengan syarî'ahmeskipun sebagian kiai mempersoalkan keabsahannya.Sedangkan pada aspek pemahaman dan pengamalannyaditemukan ada penyimpangan dari pokok Ajaran Wahidiyahdan oleh sebagian kiai dan pemuka masyarakat dianggap telahmembahayakan dan bertentangan dengan syarî'ah baik aqidah,amaliyah dan khuluqiyah serta dipandang meresahkanmasyarakat dari sisi ritual pengamalan ajaran maupunterhadap keharmonisan praksis keberagamaan.
Copyrights © 2012