Meningkatnya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar SMA/SMK dikarenakan kurangnya sosialisasi tentang tertibnya lalu lintas, rendahnya kesadaran pelajar dan minimnya pengawasan terhadap tata tertib berlalu lintas di Kabupaten Purwakarta. Sehingga Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta harus mengedepankan pendidikan kepada masyarakat dalam hal ini kepada pelajar dengan mengoptimalkan Unit Dikyasa Polres Purwakarta melalui program Police Goes To School Dikmas Lantas terhadap pelajar dengan harapan dapat mengatasi masalah lalu lintas yang ada di Purwakarta. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui kondisi dan kinerja Unit Dikyasa, mengetahui Intensitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi program Police Goes To School dalam 3 (tiga) tahun. Lokasi penelitian adalah di wilayah Polres Purwakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Teori Manajemen dan Komunikasi juga beberapa konsep. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Implementasi program Police Goes To School Dikmas Lantas di Polres Purwakarta belum terlaksana dengan baik berkaitan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi seperti perencanaan, kualitas dan kuantitas personil, anggaran, cara menyampaikan materi, akomodasi dan lokasi sehingga kamseltibcarlantas di Kabupaten Purwakarta belum tercapai. Penulis menyarankan untuk melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap kekurangan yang ada di Unit Dikyasa Polres Purwakarta, meningkatkan kualitas dan kuantitas personel, dan perlu adanya inovasi dalam pelaksanaan program Police Goes To School agar tujuan tersampaikan kepada seluruh pelajar sehingga berkurangnya angka pelanggaran lalu lintas oleh pelajar dan terwujudnya kamseltibcarlantas di Kabupaten Purwakarta.
Copyrights © 2020