Penelitian ini dilator belakangi oleh permasalahan lalu lintas yang terjadi hampir di setiap kota maupun kabupaten, yaitu kemacetan. Kemacetan yang diangkat di dalam penelitian ini adalah fenomena phantom traffic jam, atau kemacetan tanpa sebab signifikan. Dalam menghadapi fenomena ini, perlu dilakukan peningkatan efektifitas dan efisiensi Satlantas dalam menjalankan tugasnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi, seperti yang sudah direncanakan oleh Grand Design Korlantas Polri. Sayangnya hal tersebut belum dapat diwujudkan sepenuhnya, sehingga harus memanfaatkan teknologi oleh Satlantas, dimana yang dibahas di penelitian ini adalah sistem GPS yang sudah ada untuk mengatasi permasalahan phantom traffic jam. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang dilakukan pada wilayah Polres Kuningan menggunakan sumber data primer sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumen, eksperimen, dan comparative method. Analisa data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk membahas persoalan dalam skripsi ini menggunakan pisau analisis teori Traffic Flow, teori Driving Behaviour, konsep implementasi, konsep Intelligent Transportation System, konsep manajemen lalu lintas, konsep Future Traffic Management, konsep sistem kerja GPS dengan Intelligent Transportation System, konsep Phantom Traffic Jam, konsep tugas Polantas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa phantom traffic jam terjadi di Kabupaten Kuningan karena di sebabkan oleh berbagai faktor. Faktor tersebut antara lain adalah kurangnya system informasi serta efektifitas dan efisiensi pelaksanaan manajemen lalu lintas oleh Satlantas Polres Kuningan. Implementasi Sistem GPS oleh Satlantas berfungsi dalam mencegah dan menangani phantom traffic jam yang terjadi di Kabupaten Kuningan. Mekansime Implementasi juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas Satlantas maupun penerimaan informasi oleh pengguna kendaraan bermotor. Saran dari penelitian ini adalah perlunya sosialisasi dan pelatihan dalam penggunaan Sistem GPS bagi Satlantas, perlunya sosialisasi dengan masyarakat agar Sistem GPS memiliki jangkauan yang lebih luas, kerjasama antara Korlantas Polri dengan perusahaan sistem GPS agar lebih dapat bermanfaat, dibuatnya sistem GPS yang dikhususkan untuk POLRI.
Copyrights © 2020