Ketuban pecah dini yang tidak segera diikuti dengan tanda persalinan memberikan peluang besar pada mikroorganisme masuk kedalam tubuh janin melalui vagina. Para ahli kebidanan menyepakati bahwa KPD lebih dari 18 jam dianggap risiko terjadinya infeksi neonatus. Desain dalam penelitian ini adalah korelasi dengan menggunakan pendekatan restrospective yaitu dengan menggunakan data pasien yang terdapat dala Rekam Medik di RSIA Srikandi IBI Jember dengan sampel sebanyak 30 responden. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa Hubungan antara Tekanan Intrauterine terhadap kejadian Ketuban Pecah Dini di Rumah sakit Ibu dan Anak Srikandi Jember.
Copyrights © 2017