Penelitian pengaruh kebisingan terhadap aktivitas masyarakat di Terminal Mardika Ambon dilakukan pada bulan Oktober sampai November tahun 2016. Titik pengamatan dibagi menjadi tiga bagian yaitu di Terminal A meliputi dua titik pengamatan dan di Terminal B meliputi satu titik pengamatan. Data kebisingan diambil dengan menggunakan alat pengukur kebisingan (sound level meter) sedangkan data gangguan yang dirasakan masyarakat diambil dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada para pedagang di Terminal Mardika Ambon. Hasil perhitungan rerata kebisingan telah melebihi Nilai Ambang Batas yang dianjurkan untuk daerah perdagangan dan jasa yaitu 77,8 dB (hari Sabtu) ; 73,1 dB (Hari Minggu) dan 76,3dB (Hari Senin). Dari Hasil analisis terdapat perubahan yang signifikan antara kebisingan pada hari Sabtu dan Minggu diperoleh (p 1.65x10-18<0,05), kebisingan antara hari Sabtu dan Senin (p5.2x10-5< 0,05), dan kebisingan antara hari Minggu dan Senin (p 3.56x10-15< 0,05). Hasil Pengumpulan data gangguan tertinggi yang dirasakan masyarakat di Terminal Mardika Ambon adalah gangguan psikologis yaitu 8,6.
Copyrights © 2017